Agar kita mampu istiqomah dijalan tahfizh ini maka ada beberapa hal yang harus kita lakukan :

1.    Meluruskan niat.Meluruskan niat adalah hal yang terpenting dari setiap aktivitas yang kita lakukan. Sebagaimana sabda Rasulullaah SAW dalam hadits arba’in yang pertama :“Segala sesuatu tergantung pada niatnya…….”Jika kita menghafalkan al Qur’an maka niatkanlah untuk mencari ridho Allah SWT semata. Jangan karena ingin dianggap suci, pintar, disanjung, dan lain sejenisnya karena semuanya itu akan sia-sia belaka

.2.    Menguatkan azam.Untuk menghadapi segala ujian dan rintangan dalam menghafalkan al Qur’an maka diperlukan azam atau  tekad yang kuat sehingga tidak mudah menyerah atau berputus asa. Azam yang kuat bisa diperoleh jika kita mengetahui keutamaan-keutamaan dalam menghafal al Qur’an baik di dunia maupun di akhirat. Keutamaan dalam menghafal al Qur’an ini telah kami sampaikan dalam edisi pertama.

3.    Mencari metode yang tepat.Setiap orang mempunyai kecenderungan sendiri-sendiri dalam menentukan metode belajar yang tepat baginya. Ada yang mudah menghafal dengan membacanya berulang-ulang, ada yang lebih mudah hafal dengan mendengarkan murottal, dan ada yang lebih mudah  lagi dengan menuliskan ayat-ayat yang akan dihafal. Maka pilihlah metode yang tepat sesuai dengan kecenderungan Anda.

4.    Selalu berguru dan tergabung dalam lembaga tahfizh.

Jangan  terlalu percaya diri bahwa Anda mampu  menghafal secara mandiri. Sefasih apapun Anda dalam membaca al Qur’an dan sekuat apapun daya ingat Anda dalam menghafalkannya, Anda tetap perlu menyetorkan hafalan Anda pada seorang guru. Hal ini sangat penting karena untuk menghindari adanya kesalahan atau ayat-ayat yang terlewatkan. selain itu Anda juga harus senantiasa tergabung dalam lembaga tahfizh atau komunitas para penghafal al Qur’an. Hal ini sangat penting untuk menjaga semangat dalam menghafalkan al Qur’an dan untuk mendisiplinkan diri

.5.    Tetap muroja’ah dalam kondisi apapun.Sesibuk apapun Anda, semalas atau secapek apapun Anda, Anda harus istiqomah dalam muroja’ah harian. Sehari saja Anda tidak muroja’ah  maka hafalan mulai terasa berat apalagi  jika meninggalkan muroja’ah selama beberapa hari tentu hafalan terasa lebih berat lagi.

6.    Senantiasa berdo’a.Allah SWT telah berfirman dalam Qs. Al Baqoroh ayat 186 :
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang-orang yang berdo’a apabila ia memohon kepadaku,……”
Karena itu, hendaklah kita senantiasa berdo’a kepada Allah agar dipermudah dalam menghafalkan al Qur’an, diberi hafalan yang dhabit/lancar, dan diberi kemampuan untuk menjaganya hingga akhir hayat kita. Aamiin.
Itulah beberapa kiat agar kita bisa istiqomah dijalan tahfizh. Semoga kita bisa mengamalkannya.

Print Friendly, PDF & Email
Agar Istiqomah di Jalan Tahfizh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WHATSAPP KAMI DISINI