Belajar Syukur dari Nabi Sulaiman

Hasil gambar untuk belajar syukur dari nabi sulaiman

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

sahabat Qur’an kali ini kita akan belajar tentang Syukur dari kisah Nabi Sulaiman.

Bertabur kemewahan di istana, beserta kekayaan yang berlimpah dan  kekuasaan yag tiada tara, ditambah bala tentara angin, jin dan hewan selain manusia, Nabi Sulaiman tetaplah menjadi raja yang bijaksana, penuh syukur dan hamba yang taat kepada Allah.  Nabi Sulaiman, putra Raja Daud jadi sosok yang luar biasa karena  tak hanya mampu menundukkan angin dan jin, tetapi berbicara dengan hewan pun bisa dilakukan. Sampai-sampai meninggalnya pun jin tidak tahu kecuali setelah jasadnya rubuh karena tongkatnya habis dimakan rayap. Padahal saat itu, jin terus bekerja untuk Nabi Sulaiman.

Kekuasaan yang tiada bandingnya, tak membuatnya ia lupa pada penciptanya. Ia selalu bersyukur dan merasa lemah di hadapan Allah. Tak ada kesombongan dalam hatinya. Seperti doanya pada Allah, yang diucapkan ketika mendengar seruan semut pada kawanannya untuk menghindar agar tdk terinjak Nabi Sulaiman dan bala tentaranya. Mendengar seruan semut itu, Nabi Sulaiman tersenyum dan berdoa :

فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِنْ قَوْلِهَا وَقَالَ رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ

“..maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”.(QS. 27 : 19)

Doa ini sangat dalam maknanya. Ada tiga hal yang diminta oleh Nabi Sulaiman. Pertama, mendoakan agar ia dijadikan hamba yang bersyukur kepada Allah atas nikmat yang diterima, Kedua, agar selalu bisa mengerjakan amal shalih, dan Ketiga, agar dimasukkan ke dalam golongan hamba yang shalih. Tiga permintaan yang seolah berangkai, bersyukur, beramal dan termasuk golongan orang shalih.

Syukur adalah ungkapan terima kasih kepada Allah Azza wa Jalla, atas  kesempatan hidup yang diberikan semasa di dunia, menyempurnakan tubuhnya dan memberikan dunia dan isinya. Beramal shalih merupakan  perwujudan rasa syukur kepada Allah. Beramal shalih untuk kebaikan dan kemanfaatan buat orang lain. Sedang golongan orang shalih adalah generasi terbaik yang pernah hidup di dunia dengan kualitas ibadah yang terbaik serta ketaatan yang totalitas.

Semoga kita bisa belajar dan mengambil ibroh dari Nabi Sulaiman, apapun posisi kita saat ini. Kekuasaan dan jabatan tidaklah abadi, hanya sementara saja. Nabi Sulaiman pun wafat dan meninggalkan kekuasaan dan kerajaannya Tetaplah bersyukur,  beramal shalih dan kiranya Allah masukkan dalam golongan orang shalih. Agar saat di surga nanti bisa bertemu dengan orang-orang hebat dan shalih semasa hidup di dunia.

Aamiiin..

. beberapa doa Nabi Sulaiman dalam memanjatkan rasa syukur kepada Allah. Berikut adalah doanya:

Doa Nabi Sulaiman dalam Mensyukuri Nikmat

Doa Nabi Sulaiman ini tercantum dalam Alquran surah An-Naml ayat 19 yang berbunyi:

Rabbi auzi’nii an asyukuro ni’matal latii an’amta ‘alayya wa ‘alla waalidayya wa an’ a’mala shoolihan tardhoohu wa adkhilnii birohmatika fii ‘ibaadikash shoolohiin

(Ya Tuhanku, berikanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau ridhoi dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.)

Sebagai manusia, kita kadang dibutakan oleh kenikmatan duniawi yang sebenarnya berasal dari Allah Swt. Ketika kita sedang bergelimang harta, kadang kita lupa mengucap rasa syukur kepada Allah. Doa Nabi Sulaiman di atas mengajarkan kepada kita untuk selalu mensyukuri nikmat dari Allah, sekecil apa pun. Karena nikmat dan karunia dari-Nya tidak bisa kita hitung.

Doa Nabi Sulaiman untuk Memperlancar Rezeki

Keberhasilan dan kesuksesan Nabi Sulaiman dalam membangun kerajaan besar juga tidak lepas dari doa yang beliau panjatkan. Doa yang juga tercatat pada Alquran surah Shaad ayat 35 ini dipanjatkan oleh Nabi Sulaiman untuk meminta kerajaan besar yang tiada banding. Kita juga bisa menggunakannya untuk memohon kelancaran rezeki dari Allah Swt. Berikut doanya:

Qaala rabbighfirlii wahabii mulkan laa yanbaghii liahadin minba’dii innaka antal wahhab

(Ya Tuhanku, ampunilah hamba dan anugerahkanlah kepada hamba kerajaan yang tidak dimiliki oleh orang lain setelah hamba, sungguh hanya Engkaulah yang Maha Memberi.)

Doa Nabi Sulaiman untuk Memohon Perlindungan dari Gangguan Jin

Bangsa Jin memang ditakdirkan untuk selalu menggoda manusia sejak zaman Nabi Adam. Kita sebagai manusia, selalu mudah tergoda oleh bujuk rayunya yang menyesatkan.

Nabi Sulaiman, yang salah satu mukjizatnya dapat berbicara dan menundukkan makhluk halus dari bangsa Jin, juga memohon pada Allah agar dapat menundukkan mereka di bawah perintahnya.

sholat berjamaah

Doa ini juga dapat kita amalkan untuk memohon perlindungan Allah dari gangguan Jin. Doa ini terdapat di dalam surah An-Naml ayat 30 dan 31, yang berbunyi:

Bismillahir rahmaanir rohiim. Laa ta’luu ‘alayya wa’tuunii muslimiin

(Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang. Bahwa, janganlah kamu berlaku sombong kepadaku, dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri)

Semoga bermanfaat,Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Print Friendly, PDF & Email
Belajar Syukur dari Nabi Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WHATSAPP KAMI DISINI