Assalamualaikum Sahabat Qur’an..
bagaimana dengan persiapannya untuk mennyambut ramadhan?!. Wah, semoga sudah siap ruhani dan jasmani ya..
Artikel kali ini, Admin ingin membahas tentang aurat wanita. Huaaaahh..bosen deh..aurat lagi..aurat..lagi..gak abis-abis deh kayaknya. Yaps..betul sekali..membahas tentang aurat wanita, emang ga ada habisnya sahabat. Karena aurat wanita, mutlak hukumnya untuk dijaga, dan dilindungi. Tak ada tawar menawar, apalagi nego. Emang ikan teri?!, make ditawar-tawar?!. Kemutlakan aurat wanita adalah sesuatu yang wajib dijaga, perintahnya?!, turun langsung dari Allah. Yuk kita buka surat Al-ahzab ayat 59 :

يَآأَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَّحِيمًا

Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” .

Nah, Sahabat Qur’an yang Admin cintai dan sayangi..khususnya kaum Akhwat..tentu ayat qur’an yang baru Admin jabarin sudah sangat familiar pastinya..tapi, untuk muslimah yang durhaka sama Ayat diatas, juga gak kalah banyak dari buih empang di Perempatan. Duhh..sadis benar perumpamaannya. Namun, harus Admin tegaskan sekali lagi. Tidak ada tawar menawar untuk mematuhi perintah Allah. Patuh ya patuh. Ga ada alesan. Kecuali bagi yang tidak tahu, atau benar- benar mepet..pet..terpaksa tak bisa patuh. Misalnya, tak punya uang sepeserpun untuk membeli bahan, baju, khimar, atau alat penutup aurat lainnya. Dengan sangat berat dan terpaksa, bajunya yg sudah sejak umur 5 tahun dipakai, tetap harus dipakai diusia 20 tahun. karna tak ada lagi. SEDDIH GAES!!. Atau sejak lebaran 7 tahun lalu tak pernah beli baju, akhirnya  baju adeknya di pakai. meski metet abis di badan. Ampun dah..na as bat ini mah. kalau  hal ini benar-benar terjadi karena terpaksa, plis hubungi Admin. InsyaAllah Admin dkk, akan bantu kalian sebisanya dengan do’a.
Akhwat tercinta..kalian itu Mutiara peradaban, yang akan melahirkan generasi terbaik masa depan. Yang namanya Mutiara itu, udah pasti di jaga dan di spesialkan. Jangan biarkan kalian yang sudah dimuliakan, malah memilih menghinakan diri sendiri, dengan bangga mengobral aurat sendiri dengan gratisan. Innalillah..jangan saudariku!…jangan lakukan itu..

Nah, setelah panjang lebar cuap-cuap pentingnya aurat, kali ini admin bakal bahas aurat wanita itu yang mana aja.

SO, AURAT WANITA ITU YANG MANA AJA SIH, MIN?!.

Yak, aurat wanita itu semuanya sahabat..SEMUANYA. Semua bagian tubuh wanita, kecuali..telapak tangan dan wajah. Bagi siapa-pun yang bukan Mahromnya. Ingat ya..Akhwat sayang..Aurat wanita, kecuali telapak tangan dan wajah, haram dilihat oleh siapa-pun yang bukan Mahromnya. Dan PACAR itu bukan mahrom okay..karana PACARAN itu harom. ga ada pengecualian. Eeennnaak aje.

okay balik ke pembahasan awal. Aurat wanita. Namun untuk wajah, banyak para ulama yang berselisih pendapat. ada yang berkata bahwa wajah juga termasuk Aurat.

Asy Syarwani berkata:

وعورة بالنسبة لنظر الأجانب إليها : جميع بدنها حتى الوجه والكفين على المعتمد

“aurat wanita terhadap pandangan lelaki ajnabi, yaitu seluruh tubuh termasuk wajah dan telapak tangan, menurut pendapat yang mu’tamad” (Hasyiah Asy Syarwani ‘Ala Tuhfatul Muhtaaj, 2/112)

Namun bukan berarti yang tidak menutup wajah itu salah. Kita tidak boleh melihat dari satu pendapat ya, sahabat qur’an. karena Aisyah r.a. juga pernah meriwayatkan hadis yang berkaitan langsung dengan Rasulullah :

أَنَّ أَسْمَاءَ بِنْتَ أَبِي بَكْرٍ دَخَلَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهَا ثِيَابٌ رِقَاقٌ فَأَعْرَضَ عَنْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ

Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam dengan memakai pakaian yang tipis. Maka Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam pun berpaling darinya dan bersabda, “wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. (HR. Abu Daud 4140, dalam Al Irwa [6/203] Al Albani berkata: “hasan dengan keseluruhan jalannya”)

Semuanya benar asalkan pakai khimar, baik yang menutup wajahnya, atau yang tidak menutup wajahnya. Yang salah itu yang gak pakai khimar sama sekali. Atau yang pakai khimar tapi kayak telanjang. Itu salah banget gais..mesti dibenerin. HARUS!. Demi keamanan dan kenyamanan bersama. Harus kalian ketahui sahabat tercinta..Bahwa Hijab yang kalian kenakan, itu identitas kalian sebagai muslimah. Sesuatu yang membedakan kalian dengan wanita yang tidak beriman. Yah, bahasa kasarnya mah, kafir. Tentu harus beda dong..apa kalian rela disama ratakan dengan wanita yang Allah haramkan surga buatnya?!. Admin sih, ASLI kagak RELA. Ga ada ceritanya gaes, Ratu Bidadari surga sama rata ama penghuni neraka. HOAKS ITU.
So, pada intinya. Yuk berhijab sesuai dengan yang Allah perintahkan buat para Ratu Bidadari surga. Menjulur menutupi dada.

TERUS, KALAU AURAT WANITA DI HADAPAN SELAIN MAHROMNYA ADALAH SELAIN TELAPAK TANGAN DAN WAJAH, BERARTI KAKI ITU…AURAT JUGA DONG MIN?!.

YAPS!! SERATUUUSSS!!!….
Itu juga Aurat Sahabat Qur’an tercinta. Asli itu juga aurat.
Tapi kebanyakan dari kita yang masih awam, selalu meringankan (menganggap enteng) aurat yang satu ini. Tenang Sahabat qur’an tercinta, disini ada Admin yang mengajak kalian agar tidak menjadi awam lagi.
Pada cuap-cuap sebelumnya, Admin udah tulis hadis dari aisyah kan?!, tentang Rasulullah yang berpaling dari Asma’ binti Abu bakar karena pakaiannya yang terlalu tipis. Rasul bilang, “wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. Coba, dibaca lagi..kalau lupa. Kalau bisa dihapal ya… Biar mudah mengingatkan saudari yang lainnya. Nah, di hadis tersebut ada gak riwayat kalau Rasul nunjuk kakinya juga?!. Enggak kan?!. Berarti..kaki juga termasuukk..AURAT. Yaps TITIK. ga ada tawar menawar atau nego-nego. Pokoknya kalau didepan yang bukan mahrom, harus pakai pakaian muslimah yang sebenarnya, juga kaus kaki. Mau kesawah, empang, kolam renang, rawa-rawa, hutan belantara, urusan menutup aurat itu mutlak wajib hukumnya. Ekstrim bingit ye Admin yang satu ini..Ya iya doong..emang musti begitu Akhwat tercinta..kita memang harus membiasakan dan memantaskan diri sebagai Ratu Bidadari. Ribet?!. Ya memang masuk surga tidaklah mudah akhwat tercinta. Kecuali punya orang dalem. Kalau Admin sih, enggak. Jadi nurut aja nurut. Biar slamet.
jadi, pada intinya, mulai dari sekarang, yuk pakai kaus kaki. kalau bisa koleksi yg banyak. Buat ganti-ganti. Jangan kaus kaki yang udah busuk tetap dipakai, demi menyelamatkan aurat. duuh..bahaya..ga ada juga ceritanya Ratu Bidadari pakai kaus kaki busuk.

Sebagai tambahan, Admin juga mau mengingatkan Sahabat Quran tercinta.
Sahabat Qur’an kan udah tau nih, seberapa berharganya kita sebagai Ratu Bidadari. Berharga Buaangeetts.. kan?!.
Nah, ada baiknya, ketika kita memakai rok atau gamis, kita rapel di dalamnya dengan celana panjang. Buat jaga-jaga aja say.. kita kan tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Barangkali pas kita lagi sibuk aktivitas diluar, eh ada angin gede, Swiiiing…rok atau gamisnya berkibar. Hiii ngerinyaaa kalau gak pakai celana. Atau sahabat termasuk tipe akhwat hiperaktiv yang agak susah diem, anteng, kalem, unyu-unyu kayak Admin. Duuhh..mending pake aja deh ya..celana panjangnya..sekali lagi, buat jaga-jaga. Demi kemanan dan kenyamanan bersama.

Sekian artikel dari Admin yang kece ini. mohon maaf jika ada kata-kata Admin yang kurang berkenan. Kebenaran adalah milik Allah, dan kesalahan adalah milik Admin. Kalau ada hal-hal yang ingin ditanyakan, ingin komen, atau ingin request artikel, bisa hubungi admin via chat Fb di https://web.facebook.com/pp.raudhatulquran/ atau follow IG kami @raudhatulquran_parung
atau langsung komen di website juga boleh. https://tahfidzraudhatulquran.com
Insya Allah, kalau Admin bisa, bakal Admin bantu. Ilalliqa’ di artikel selanjutnya…Wassalamualaikum.

 

Red. Annida F. Siregar

Print Friendly, PDF & Email
Karena Kita Berharga. Let’s Save our Aurot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WHATSAPP KAMI DISINI