Ahad,21 oktober 2018

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Apa kabar sahabat Qur’an.?

semoga baik baik ajah yah kabarnya .

Selamat menjalankan aktifitas di hari ahad ini.

“don’t forget to read the Qur’an today”

Judul artikel kita kali ini tentang “Kedahsyatan Di Balik Muemurojaah  Hafalan Al-Qur’an”

Apa yang Anda ketahui tentang murojaah hafalan
Al-Qur’an?

Ternyata murojaah atau mengulang-ulang hafalan
al-Qur’an secara rutin lebih penting daripada
menghafal.
Dan ternyata murojaah secara rutin itu adalah
aktifitas menghafal itu sendiri.

Sungguh, al-Qur’an itu lebih cepat hilang dari
ingatan seseorang daripada seekor onta yang
diikat.

Jangan sampai seseorang mengatakan ‘Aku ini
sudah hafal al-Qur’an beberapa juz kok dan
alhamdulillah aku sudah tidak butuh murojaah
lagi.’

Ingat sabda Rasulullah, hafizh Qur’an pertama di
dunia ini:

  1. Apabila seorang penghafal / pembaca al-
    Qur’an itu menegakkan hafalannya di malam dan
    siang hari, berarti ia telah mengingatnya. Dan
    sebaliknya, jika ia tidak membacanya maka ia
    telah melupakannya.
  2. Sesungguhnya perumpamaan pembaca al-
    Qur’an itu seperti pemilik onta yang terikat. Jika
    ia jaga onta itu berarti ia telah mengikatnya. Dan
    apabila ia melepaskan tali ikatan itu berarti ia
    telah merelakan ontanya lari.

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya semua orang
yang sudah hafal al-Qur’an sangat yakin bahwa
apabila ia tidak memurojaah hafalannya yang
sudah dihafal secara rutin, maka pasti hafalannya
itu akan hilang.

Sungguh, jika Anda tengah menekuni hafalan dan
interaksi dengan Al-Qur’an ini, berarti Anda
tengah bersama Al-Qur’an dalam sebuah rihlah
(wisata) panjang dari sejak dalam buaian sampai
menuju kuburan. Benar, ia adalah sebuah wisata
panjang sampai berakhir di ujung penantian hidup
ini.

Jangan lupa, sertakan al-Qur’an al-Karim ini
dalam perjalanan rihlah Anda. Dan murojaah
adalah kendali teraman dalam menempuh
perjalanan rihlah.

Setiap aktifitas  mengulang hafalan tentulah lebih dari sekedar membaca, karena tidaklah seseorang mengulang hafalan melainkan setelah mengulang hafalannya beberapa kali.Dan ia mendapatkan sepuluh kebaikan pada setiap hurufnya.” Atas dasar inilah perhatian seseorang kepada mengulang hafalannya itu lebih utama dari pada menghafal.karena menghafal itu hanya satu kali seumur hidup tetapi memuroja’ahnya butuh waktu seumur hidup.

para penghafal qur’an di tuntut untuk melakukan aktifitas yang paling bermanfaat bagi hatinya, bisa jadi yang paling bermanfaat adalah menghafal atau membaca ataupun mengulang hafalan, karena sesungguhnya maksud dari (diturunkannya) Alquran adalah untuk dibaca, dihayati,agar terpengaruh dengannya dan diamalkan kandungannya. Maka hendaknya setiap orang yang beriman mengikat hatinya, dan melihat aktifitas apa yang paling bermanfaat, kemudian melakukannya.” Wallahu a’lam. 

Okke..sobat Qur’an jangan lupa yaah muroja’ah terus hafalannya..!!!
wassalaumalaikum

Print Friendly, PDF & Email
Kedahsyatan Di Balik Muemurojaah Hafalan Al-Qur’an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WHATSAPP KAMI DISINI