Asalamualaikum Sahabat Quran,,,,

Bagaimana kabarmu hari ini ?? Semoga tetap semangat menghafalnya dan tetap istiqomah menjalankan sunnah ajaran rosulnya yaa…

Oh iya Sahabat Quran, gimana nih proses menghafal Qurannya ? masih semangatkan? Awas, jangan ampe kendor gara-gara mikirin sesuatu yang bukan menjadi tujuan kita. Dan yang terpenting kita harus tetap sabar dan tawakkal menjalankan segala kehidupan menurut syariatNya. Karena kita sebagai hamba Allah adalah orang yang sepatutnya di uji. Nah, salah satu bentuk kasih sayang Allah SWT terhadap hambaNya yaitu Allah SWT memberikan ujian keimanan kepada hamba-hambaNya. Dan yang pasti tidaklah Allah SWT memberikan suatu ujian kepada para hambaNya, melainkan sesuai dengan kemampuannya.

 

Baik Sahabat Quran, mungkin pembahasan tentang kitabullah Al Qur’an sudah banyak kita kupas sebelumnya. Akan tetapi disini saya ingin menyampaikan bahwa kita sebagai penghafal Quran, sudahkan menghafal dengan hati? coba deh cek…

Maksudnya gimana ya? perasaan saya menghafal karena Allah kok? beneran nih? Terkadang banyak para penghafal yang sudah menghatamkan Al- Qur’annya tapi mereka meninggalkan Muroja’ahnya. Alasannya macem-macem, ada yang kerena  kesibukan pekerjaannya,rumah tangga, dan lain-lain . Sehingga mereka merasakan kebersamaan dengan Al Quran terasa jauh. Apakah itu termasuk kategori orang menghafal Al-Qur’an tidak dengan hati? ya itu bisa padahal kalau orang yang menghafal Qur’an dibarengi dengan hati yang tulus dan meng’azamkan di dalam hatinya istiqomah sampai mati dengan Al Qur’an maka sesibuk apapun dia tidak akan meninggalkan apapun yang menghalanginya dalam menjaga Al Qur’an. Dan ingat, kita sebagai penghafal Al Qur’an jangan sampai menghafal quran itu menjadi tujuan hidup kita. Tapi jadikanlah menghafal Qur’an menjadi wasilah kita mendapatkan syurga. kenapa ? Karena seorang penghafal Qur’an yang melupakan muroja’ahnya bisa jadi dikarenakan  mereka menjadikan hafalanya sebagai tujuannya di dunia, seperti supaya bisa masuk universitas gratis,bisa di hargai orang sebagai seorang hafidz dan lain-lain. dan ketika tujuanya terpenuhi maka Al Quranya mereka tinggalkan dan malas memurojaah karena tugas  pekerjaanya lebih banyak dari pada Al Quranya.(Na’udzubillahimindzalik)

As Suyuti berbicara tentang hukum melupakan Al Qur’an, ia berkata:

melupakan hafalan Al Qur’an adalah dosa besar, seperti dikatakan An Nawawi dalam kitab “Ar Raudhah” dan ulama lainnya dengan dalil hadits Abi Daud : “Dosa – dosa ummatku diperlihatkan kepadaku, dan aku tidak dapati dosa yang lebih besar dari dosa seseorang yang diberi ni’mat hafal Al Qur’an atau suatu ayat, kemudian ia melupakannya.” (HR. Abu Daud)

Terus gimana dong kalau sudah terjadi seperti itu?

Memang segala sesuatu itu tergantung niatnya masing- masing. Maka dari sebab itu, mari kita luruskan niat kita dalam menghafal Al-Qur’an…

Dan semoga kita yang sedang menghafal Al Quran ini dikatagorikan  sebagai orang yang menghafal Al Quran dengan hati dan senatiasa dapat mempelajari serta mentadaburi Al Quran sepanjang hidup kita… Aamiin ,

Ingat, jangan sampe salah niat ya sahabat!

Al-Qur’an adalah kitab yang mampu menghidupkan jiwa dan menenteramkan hati. Mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Siapa saja yang berkata dengan menggunakan Al-Qur’an, pasti akan terpercaya. Siapa saja yang mengamalkannya, pasti akan beruntung. Siapa saja yang memutuskan hukum dengannya, pasti akan adil. Dan siapa saja yang mendakwahkannya, pasti akan mendapatkan hidayah ke jalan yang lurus.

Selain itu, masih banyak keutamaan, kandungan serta manfaat lainnya dari menghafal Al-Quran sahabat…

Dan salah satu dalil yang menunjukkan akan keutamaannya ialah, hadits dari Abu Umamah Al-Bahili ra.

“Bacalah Al-Qur’an, karena Al-Qur’an akan datang pada hari kiamat kelak memberi syafa’at (pembelaan) bagi ahlinya.” (HR. Muslim dalam kitab shohihnya.

Subhanallah, betapa indahnya bila kita mengamalkan Alqur’an ini. Dan masih banyak lagi  keindahan-keindahan dari Al-Qur’an itu….

Yuk, sering membaca alqur’an,bersemangat dalam menghafalnya dan istiqomah dalam murojaahnya…

Dan tentunya kita tidak hanya sekadar membaca Al-Qur’an saja. Tapi, mempelajari isi Al-Qur’an kemudian mengamalkan ya. Ready??

Print Friendly, PDF & Email
Menghafal Al Quran Dengan Hati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WHATSAPP KAMI DISINI