Connor McGovern Jersey  MENGHAFAL QUR’AN ITU GAK INSTAN!

Hasil gambar untuk bangkit dari kegagalan

MENGHAFAL QUR’AN ITU GAK INSTAN!

Assalmaualaikum Warahmatullahi Wabarakatu,,

Segala puji bagi Rabb semesta Alam yang telah menjadikan kita orang-orang yang dekat dengan Al-Qu’an karena tidak semua orang bisa medapatkan kesempatan dan hidayah untuk di dekatkan dengan Al-Qur’an, di pahamkan Al-Qur’an serta di bagiakan dengan hidup di kelilingin dengan orang-orang penghafal Al-Qur’an seperti di pondok tahfizh Raudhatul Qur’an ini. Dengan begitu kita bisa saling berpacu dalam kebaikan terlebih lagi berpacu untuk menghafal Al-Qur’an karena faktor lingkungan yang kondusif.

Salawat dan salam tak lupa kirimkan teruntuk baginda Muhammad Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallam yang berkat di utusnya beliau sang suri tauladan kita dengan membawa mukjizat yang paling besar dia atara semua mukjizat! yaitu Al-Qur’an, sehingga kita bisa menikmati dan merasakat mukjizat Al-Qur’an itu , dengan cara membaca terlebih lagi menghafalnya! MasyaAllah,, kemuliaan yang sangant besar.

 

Teruntuk Mujahid and Mujahidah penghafal Qur’an,,,

Alasan saya kali ini membahas kalau bahwasanya Al-Qur’an itu gak semudah itu untuk di taklukkan, bahwasanya Al-Qur’an tidak segampang yang kita pikirkan, bahwa Al-Qur’an tidak mudah untuk menjadi dekat dengan kita! Kita perlu tangis untuk al-Qur’an biar kerasa perjuangan untuk kita. Kalau selama ini kita mudah-mudah saja, lulus lurus saja ketika menghafal al-Qur’an mungkin kta belum merasakan kelezatan perjuangan dalam menghafal al-Qur’an itu. Tapi jangan sampai itu semua membuat kita tidak ingin lagi menghafal Al-Qur’an!!

Ingat Al-Qur’an Adalah Anugrah serta mukjizat terbesar yang  Allah turunkan di muka bumi ini. Kalau kita berpikir dan merenungkan bahwasanya Al-Qur’an itu istimewa dan spesial, maka sudah di pastikan orang yang berinteraksi dan mempelajari Al-Qur’an otomatis dia itu Orang yang spesial pula!

Maukah kita menjadi spesial?  Jawabanya sudah pasti YA! Siapa coba yang gak mau menjadi orang spesial terlebih lagi spesial disisi Allah.

 

Masuk kepembahasan inti tentang Al-QUR’AN GAK INSTAN

Karena pastinya ketika dalam proses menghafal Al-Qur’an sering kita bertanya-tanya kok hafalaln saya sudah berjuz-juz tapi gak ada yang lancar!

Saya akan berbagi nasehat yang saya ambil dari guru saya. Kalau pertanyaan yang tadi muncul dalam benak kita, maka ini jawabannya;

Dalam proses menghafal Al-Qur’an memiliki beberapa bahkan beribu metode dalam memhafal Al-Qur’an tapi di sini saya tidak membahas metode tapi ingi memberi perumpamaan proses dalam menghafal Al-Qur’an ada beberapa tahap.

 

Di ibaratkan seperti hutan yang lebat yang di tumbuhi banyak pepohonan yang besar dan lebat serta padat. Ketika kita ingin menanan pohon baru, tarohlah kita mau menanap pohon duren, apakah dengan lahan yang di tumbuhi banyak pohon besar serta padat itu kita bisa langsung bisa menanam pohon duren?

Pasti jawabanya adalah enggak!

Kenapa? karena lahanya kesempitan untuk di tanami pohon baru apalagi pohon duren. Solusinya adalah kita harus menebang semu pohon yang besar serta padat itu sampai habis, lalu setelah kita menebang semua pohon tadi itu apakah kita bisa lansung bisa menanam pohon duren?

Jawabanya adalah TIDAK! Masih belum bisa, kenapa?

Karena masih adah sisa  akar pohon dan bekas tebanan kita tadi, tentunya kita harus menggali dan mengankat akarnya dulu, yang pastinya jauh lebis sulit dari yang pertama yang dimana kita Cuma menebang pohon saja, sedang langkah yang sekaran kita harus membersihkan dan mengangkat akar bekas tebanan kita.

Selanjutnya apakah setelah kita mencabut akar serta membersihkan bekas tebanan itu kita langsung bisa menanam pohon duren?

Jawabannya lagi-lagi belum bisa! Kerea kenapa lagi? Karena kita harus menimbun bekas lubang cabutan akar pohon yang bekas kita tebang itu.

Selanjutnya apakah sudah bisa lahan tadi untuk di tanami pohon duren?

Dan jawabannya lagi-lagi masih belum bisa! Di sinilah di uji kesabaran dan ketulusan kita dalam proses menghafal Al-Qu’an. Kenapa lahan tadi kita belum bisa tanami? karena kita harus mencabut rumput-rumput di sekitaran bekas tebanan pohon tadi. Inilah mulai terlihat ada gambaran kemudahan dalam pores-proses sebelumnya.

Setelah kita itu semua, menebang pohon yang banyak serta padat, mebersihkan dan mencabut akar bekas tebanan, menimbut bekas tebanan dan mencabut rerumputa di sekita bekas tebanan kita, kita sudah bisa menanam pohon duren?

Dan ternyata jawabannya tetap sama yaitu belum bisa! Karena tentunya sebelum menanam kita harus menggemburkan tanahnya terlebih dahulu, di sini kita harus bersabar sedikit lagi utuk hasil yang sukses dan maksimal.

Setelah menggemburkan tanah barulah kita bisa menanam pohon duren tadi!

 

Tetapi setelah menanam pohon duren tidak sampai di situ, pohon duren itu tidak langsung bisa tinggi, sehat dan lebat Pohon butuh perawatan dengan di siram di pupuk serta di beri obat agar terhindar dari hama. Barulah pohon duren itu bisa tumbuh besar dengan sempuran. Di sini di butuhkan kesabaran, kegigihan, keistikomahan dan mental yang kuat.

 

Penjelasan kesamaan perumpamaan menanam pohon duren di atas dengan penghafal Al-Qur’an adalalah:

Ketika tahap awal kita menghafal Al-Qur’an di ibaratkan menebang pepohan dulu dalam sebuah lahan yang di mana pohonya sanyat besar dan lebat, sama halnya menghafal tahap awal, kita harus membersihkan diri dosa-dosa dan kesalahan dengan istigfar karena itu bisa membersihkan hati kita karena kita ingin mengisi hati kita dengan Al-Qur’an yang suci, yang di mana wadahnya atau hati kita harus bersih dulu, barulah Al-Qur’an mau masuk.

Kedua kenapa setelah kita menanam ada tahap membersihkan bekas gundul dan harus mengangkat akar pohonya. Sama halnya proses kita mulai menghafal pasti sulit, kita harus membersihkan gangguan di pikiran yang selalu mengganggu kefokusan dalam menghafal dan kita harus mencabut kemalasan ketika dongkol di saat hafal kita susah masuk.

Selanjutnya kenapa kita harus menimbun bekas cabutan akar pohon tadi. Samahalnya disaat kita di pertengahan menghafal Al-Qur’an ada saja hal-hal yang mengganngu dan membuat kita bimbang atas pemikiran ingin melakukan aktifitas dan kegiatan sebelum menyelesaikan hafalan kita, contohnya ada tawaaran kerja, kuliah dan sebagainya. Oleh karena itu kita tibumbun hingga rata dan luruslah kembali niat kita untuk fokus dulu untuk menyelesaikan hafalan Al-Qur’an kita.

Selanjutnya kenapa kita harus mencabut rumput di sekitar bekas tebanan pepohonan, samahalnya kita harus bersabar sedikit lagi untuk meneyelesaikan Al-Qur’an karena biasanya masi ada sedikit kemalasan dan ujian setelah kita bisa mengatasi masalah sebelumnya yang jauh lebis besar, butuh kesabaran sedikit lagi utuk hasil maksimal.

 

Selanjutnya kenapa kita harus menggemburkan tanah sebelum menanam pohon duren al tersebut setelah mengafal Al-Qur’an dengan menyelesaikan 30 juz itu bukan hasi akhir dari perjuangan yang besar tadi. Tapi awal dimana kita baru mau mulai menanam pohon keihlasan, kesabaran, niat dan ketulusan yang jernih dan bersih pada hati kita, untuk menempatkan Al-Quran di hati kita.

Dan setelah menanam pohon duren kita tidak hanya bisa membiarkanya tumbuh sendirinya tanpa perwatan dan penjaan kesehannya secara maksimal sama halnya hafalan setelah menghafal 30 juz tidak bisa di tinggalkan begitu saja dan berharap hafalan kita kekal tanpa adanya muroja’ah dan menjaga diri dari kemaksiatan. Karena hafalan itu lebih cepat hilangnya dari busur yang lepas dari panahnya!!

 

Sekian berbagi nasehat untuk hari ini semoga dengn membaca artikel ini bisa memotifasi diri kita, dan bisa membang kitkan diri kita di merasa tidak bisa menjadi lebih percaya diri lagi untuk bisa menghafal Qur’an. Dan juga semoga bagi penghafal yang telah menyelesaikan hafalannya 30 juz lebih menjaga lagi dan lebih memaksimalkan muroja’ahnya. Teruntuk kita semua mudah-mudahan kita semua di dekatkan dengan Al-Qur’an dan ter hidar dari lalai serta abai terhadap Al-Qur’an Amin….!!

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Print Friendly, PDF & Email
MENGHAFAL QUR’AN ITU GAK INSTAN!

Satu gagasan untuk “MENGHAFAL QUR’AN ITU GAK INSTAN!

  • 19 Mei 2018 pukul 8:54 PM
    Permalink

    Wow, wonderful blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look easy. The overall look of your web site is excellent, as well as the content! abekcfbcfgee

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WHATSAPP KAMI DISINI