Jadilah aku seorang pendekar, ceritanya pendekar shaolin yang sedang berguru ilmu tentang tata cara menghafal Quran yang asik. Lagian kan kalau ngga benar-benar tau ilmunya, takutnya cuma sekedar keinginan sesaat, ngga jadi cita-cita jangka panjang. Terus kalau ibarat amal tanpa ilmu = buta, ilmu tanpa amal = lumpuh. Maka hukum mempersiapkan bekal ilmu sebelum menghafal Quran itu perlu-kudu-mesti-wajib-fardu ‘ain deh pokoknyaa!

Membangun Semangat Menghafal Quran

1. NIAT!!

Berazzam atau bertekad dengan kuat. Aku juga pernah membaca sebuah buku, katanya tuhh kita harus punya azzam yang kuat supaya bisa mencapai apa yang kita cita-citakan. Harus terus memperkuat azzam dari hari ke hari. Jangan sampai melemah atau kita ngga akan pernah sampai ke tujuan yang pingin kita capai itu, innalillahi (5).

Nahh emangnya gimana sih cara memperkuat azzam? Salah satunya dengan terus memperbaharui niat..Ehh ngomong-ngomong tentang niat. Apa nih niat kamu menghafal Quran? Apa supaya ngga kalah sama temen di pengajian? Apa supaya ngga malu sama temen di pengajian? Apa supaya dibilang keren sama temen-temen di pengajian? Apa supaya pas jadi imam sholat bisa mamerin hafalan Qurannya? Ooh nooo, astaghfirullah. Niatnya cuma boleh satu, cuma boleh karena Allah, mengharap ridho Allah. Ngga usahlah cape-cape mikirin penilaian manusia tentang diri kita. Kamu pingin dibilang sholehah sama orang-orang?? Ahh cape kalau kaya gitu caranya. Udah kaya artis aja yang selalu pingin dipuja-puja sama makhluk. Giliran ada yang ngga kenal siapa kamu, ehh sakit hati dehh, kan yang berhak menilai itu hanya Allah. Allah satu-satunya juri yang paling objektif karena bisa menilai sampai ke dasar hati makhluk-Nya. Yuk marii kita sama-sama luruskan niat, bersihkan hati karena Al Quran itu kitab yang suci. In syaa Allah nikmatnya membersamai diri dengan Al Quran juga akan terasa sampai ke lubuk hati terdalam, in syaa Allah.

2. Mujahadah, berjuang!

3. Istiqomah, aamiin..

Ada yang bilang, entah ini quote buatan siapa? Istiqomah itu memang tidak mudah, sulit, berat karena surga itu harganya mahal, harus dibayar dengan berlelah-lelah, berletih-letih. Bukan dengan bersia-sia atau bermalas-malasan. Heheh, agak dikarang-karang sedikit sih supaya lebih mencekam gituu. Salah satu strategi menghafal Quran di antaranya yaitu mengoptimalkan waktu. Memberikan space waktu yang istimewa untuk menghafal Quran. Bukan menyisakan waktu untuk menghafal Quran yaa. Bukan memberikan waktu sisa! Misal nih sehabis shalat tahajud sambil menunggu subuh, menghafalkan Quran karena otak masih fresh di waktu-waktu itu // sehabis sholat duha, kan masih pagi tuh masih seger // antara Maghrib dan Isya, tapi yang ini waktunya cukup sempit yaa hmm // sehabis Isya sampai sekenyangnya, tapi awas ketiduran! Pokoknya pilih waktu sendiri, yang sekiranya optimum sebagai waktu menghafal Quran (kondusif). Terus berusaha untuk istiqomah, konsisten, disiplin setiap hari, komitmen. Hiaakkk hamaassaahhh Kakakk! Ikhtiar lainnya ketika menghafal Quran di antaranya jauhi maksiat! Seperti mendengarkan musik (ini katanya sangat berpengaruh), nonton tv (kan buang-buang waktu), bahkan menunda-nunda sholat juga bagian dari maksiat (kata diri sendiri, innalillahi (6)), serta jauhi berbagai hal yang sia-sia lainnya. Ihh tuh kan, bayak juga maksiat yang secara ngga sadar suka kita lakukan dalam sehari semalam bukan? Padahal kalau perbuatan maksiat itu bisa kita jauhi, kita buang, kita bisa lebih produktif, Allahuma aamiin.

Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran. (QS. al-Qamar:17) Sabda Rasulullah saw, ”Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.” Beliau saw ditanya, “Siapa mereka wahai Rasulullah.” Beliau saw menjawab, “Mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

“Penghafal Quran akan datang pada hari kiamat dan Al Quran berkata: “Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia. Kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan). Al Quran kembali meminta: Wahai Tuhanku, ridhailaih dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu, bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga). Dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan.” (HR Tirmidzi) Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?”. Dijawab, “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (HR. Al-Hakim) Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).”” (HR. Muslim)

“Orang yang hafal Al-Quran itu adalah pembawa panji-panji Islam. Siapa yang memuliakannya berarti ia memuliakan Allah, dan siapa yang menghinanya, maka ia akan dilaknat oleh Allah SWT” (HR Ad-Dailami dalam Musnad Al-Firdaus) “Barangsiapa membaca Al-Quran dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, dan memberinya hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya dimana mereka semuanya telah ditetapkan untuk masuk neraka”. (HR Ibnu Majah dan Tirmidzi)

Dari Abdillah bin Amr bin ’Ash dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Akan dikatakan kepada shahib Al Qur’an, “Bacalah dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau dulu mentartilkan Al Qur’an di dunia, sesungguhnya kedudukanmu di akhir ayat yang kau baca.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi) “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS Faathir 35:29-30)

Print Friendly, PDF & Email
Menghafal Quran : Project Seumur Hidup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WHATSAPP KAMI DISINI