Penjelasan Bahagia Dalam Al-quran ,Apakah anda tau?

Hasil gambar untuk membandingkan indahnya al quran dengan yang lain

Apakah sahabat Al-quran tau bahwa Kata “Bahagia” Hanya Disebut Sekali dalam Al-Qur’an? Siapa yang tak ingin bahagia? Semua orang berusaha mengejar kebahagiaan. Tapi apa yang mereka dapatkan? Setiap manusia mengejar sesuatu yang dianggap sebagai kebahagiaan, pasti ia tidak akan puas setelah mendapatkannya. Lalu ia akan terus mencari dan mengejar “kebahagiaan” lainnya.

Jika harta dianggap kebahagiaan, berapa banyak orang berharta yang tak bahagia?

Jika keindahan wajah dianggap kebahagiaan, berapa banyak paras cantik dan tampan hidupnya gelisah?

Jika tahta dianggap kebahagiaan, berapa banyak penguasa yang berakhir dengan kehancuran?

Karena itu kita akan melihat hal yang menarik dalam Al-Qur’an, ketika Allah swt hanya menyebut kata “bahagia” satu kali saja dalam kitab suci-Nya.

Allah swt berfirman,

وَأَمَّا الَّذِينَ سُعِدُوا فَفِي الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا

“Dan adapun orang-orang yang berbahagia, maka (tempatnya) di dalam surga; mereka kekal di dalamnya.” (QS.Hud:108)

Kata “bahagia” disebut hanya satu kali dalam Al-Qur’an agar kita semua tau bahwa kebahagiaan yang sejati bukanlah di dunia. Apapun yang kita kejar takkan pernah memberi kepuasan. Karena tempat kebahagiaan yang sesungguhnya hanyalah di surga.

Disebut satu kali dalam arti (سُعِدُوْا) “dibahagiakan” yang bermakna bahwa kita dapat berbahagia karena Allah memberikan taufik kepada kita agar bisa berbahagia.

Bukan berarti sama sekali tiada kebahagiaan di dunia, tapi kebahagiaan di dunia akan terwujud ketika kita melakukan hal-hal yang mendekatkan kita ke surga. Disanalah kita akan merasakan kebahagiaan di dunia sebelum merasakan kebahagiaan yang mutlak di akherat.Tentunya kebahagiaan adalah fitrah manusia, dan diinginkan oleh setiap orang. Maka berjuanglah untuk meraih kebahagiaan sejati dengan mencari Ridho Ilahi.Sering kali semakin dikejar bahagia bukan semakin mendekat, melainkan semakin menjauh.

Berikut adalah penjelasan Al-Quran mengenai kebahagiaan dalam hidup manusia.

  1. Kebahagiaan Akhirat Lebih Utama

“Dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, dan kehidupan akhirat itu di sisi Tuhanmu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.“ (QS Az Zukruf : 35)

Di dalam Al-Quran Allah menjelaskan bahwa kehidupan dunia sejatinya adalah kehidupan yang sementara. Adapun perhiasan duniawi, kebahagiaan dunia lainnya tentu tidak ada bandingannya dengan akhirat yang Allah menjanjikan jauh lebih baik dan lebih bagus daripada apa yang ada di dunia.

Untuk itu, islam mendudukkan kebahagiaan duniawi bukan sebagai puncak atau tujuan tertinggi dari kehidupan manusia. Hal tersebut hanyalah sebagai perantara, sarana, alat, kendaraan agar manusia dapat optimal melaksanakan ibadah dan berbuat kebaikan di muka bumi.

  1. Kebahagiaan Akhirat Berkali Lipat

Hakikatnya manusia adalah makhluk yang menginginkan keuntungan dalam hidupnya. Allah menjelaskan dalam Al-Quran bahwa keuntungan di akhirat adalah keuntungan yang lebih baik dan berlipat daripada keuntungan di dunia.

“Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.“ (QS Asy-Syura : 20)

Tentu saja sungguh merugi, jika ada orang yang bersusah payah mempersiapkan dirinya untuk keuntungan yang tidak bernilai. Seperti orang yang membayar mahal benda yang harganya tidak ada 1% dari apa yang ia bayarkan. Untuk itu, mengejar dunia seperti membayar benda murah dengan bayaran yang mahal.

  1. Kehidupan Dunia Hanya Perantara

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS Al Ankabut : 64)

Dalam hal ini Allah menjelaskan bahwa kehidupan dunia hanya senda gurau dan main-main. Hal ini memiliki makna bahwa kehidupan di dunia hanya sebentar sekali seperti kita bercanda dan bermain bersama teman atau keluarga. Tidak terasa, waktu sudah habis dan berlalu begitu cepat. Seperti itulah kehidupan dan kebahagiaan di dunia.

Cara Mengejar Kebahagiaan Akhirat

Mengejar kebahagiaan akhirat adalah pilihan yang harus dilakukan oleh manusia karena tidak ada lagi tempat dan kembali yang paling membahagiakan selain dari akhirat. Sebagaimana perintah Allah bahwa kebahagiaan dunia tidak bisa memberikan kepuasan dan semakin mencarinya malah akan semakin terperdaya oleh mereka. Seharusnya bukan kitalah yang diperbudak nafsu dunia melainkan kita yang menaklukkannya.

Untuk itu, berikut adalah cara agar dapat mengejar kebahagiaan akhirat:

  1. Tunduk Pada Aturan Allah

Jika kita menginginkan kebahagiaan yang sejati kelak di akhirat, dan mengindari siksa neraka, tentu kita harus mengikuti aturan main yang sudah disiapkan dan diciptakan oleh Allah SWT, sebagai pencipta dan pemilik semesta. Manusia tidak bisa menawar ataupun membangkang, karena manusia tidak memiliki saham apapun terhadap adanya kehidupan di alam semesta ini. Untuk itu, hal yang pertama jika manusia menginginkan kebahagiaan akhirat adalah dengan tunduk pada aturan Allah, menjalankan Rukun islam, Rukun iman dan menjalankan apa yang di perintahkan dan menjauhi segala laranganNYA.

  1. Menjalankan Misi Hidup Manusia di Bumi

Sebagai makhluk yang diciptakan di bumi, manusia memiliki tujuan dan misinya tersendiri yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT. Menjadi khalifah fil ard, adalah tujuan hidup yang sudah ditetapkan oleh Allah. Untuk itu, membangun bumi, memakmurkan kehidupan manusia, dan memberiki keselamatan juga kesejahteraan tanpa melakukan kerusakan adalah hal yang harus dilakukan oleh manusia.Untuk bisa mendapatkan ridho dan pahala, tentunya harus dilakukan oleh manusia agar kebahagiaan di dunia dan akhirat dapat diraih.

  1. Berjuang di Jalan Allah

 “Karena itu hendaklah orang-orang yang menukar kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat berperang di jalan Allah. Barangsiapa yang berperang di jalan Allah, lalu gugur atau memperoleh kemenangan maka kelak akan Kami berikan kepadanya pahala yang besar.“ (QS An-Nisa : 74)

Berjuang di jalan Allah artinya adalah menegakkan dan mengamaliahkan seluruh perintah Allah. Adapun makna berperang tidak selalu bermakna perang dalam arti fisik. Berperang di jalan Allah dari masa ke masa dan zaman ke zaman tentu mengalami perubahan. Sedangkan, perintah untuk menegakkan dan melawan mereka yang hendak merusak aturan tersebut tetapi akan ada sampai kapanpun. Untuk itu, Allah menjanjikan pahala dan balasan surga bagi mereka yang berjuang dan berperang di jalan Allah.Sahabat Quran Sama halnya dengan kita saat ini sedang peroses menghafal yaitu berjuang di jalan allah,mak jalani saja sesualit apapun itu jangan putus asa dan jangan menyerah niscaya kan indah pada akhirnya Amiin

Semoga kita dapat istiqomah dalam meraih kebahagiaan Dunia Dan Akhirat Amiin…

 

Print Friendly, PDF & Email
Penjelasan Bahagia Dalam Al-Quran,Apakah Anda Tau?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WHATSAPP KAMI DISINI