Connor McGovern Jersey  Siapa Kita Disisi Allah

 

Assalamuala’ikum…. Sahabat Quran…

Gimana kabar hari ini semoga kita makin cinta, Sayang, Rindu dengan Al Quran ya.. Aamiin.

Ok…Sahabat artikel kali ini  mengupas materi tentang“Siapa kita disisi Allah”

Sahabat, kita takkan pernah tahu dengan sebenar-benarnya siapa kita disisi Allah atau digolongan mana Allah meletakkan kita pada pandanganya.Mungkin kita gembira bila banyak teman di sisi kita, dan kita gembira bila di puji dan disebut kebaikan kita. Inikah manusia termasuk diri ini? Bergelimang dengan kelalaian dan kealpaan, bangga dengan pujian dan sanjungan.

Pernahkah kita berpikir apa tanggapan Allah atas diri kita?

Ketika kita melalaikan waktu sholat, ketika kita lewati hari-hari dengan kesia-siaan, ketika kita lebih sering memperhatikan aib orang lain ketimbang diri kita.

Bila kita terjepit kesulitan, kita mendesak Allah agar segera memperkenankan doa kita. Dan ketika kita dapat rezeki yang berlimpah ruah, tiada ucapan terimakasih apalagi syukur kepada-Nya.

Sungguh, kita terlalu sensitif

Kita tahu: walau bagaimana derajat di dunia ini, suatu hari nanti pasti kembali ke perut bumi.

Kita tahu: ketika kita melakukan maksiat di bumi ini, suatu hari nanti pasti dapat azab dalam perut bumi.

Kita tahu: walau sebanyak apa pun tertawa di muka bumi ini, suatu saat nanti akan menangis di perut bumi.

Kita tahu: sebagaimana bermegah-megah dengan memakan dan meminum yang haram, suatu saat nanti pasti akan menjadi makanan cacing dan ulat.

Kita tahu: sebanyak apapun harta yang kita kumpulkan, suatu saat nanti tetap akan hidup dalam gelap gulita di perut bumi.

Kita tahu: walau bagaimana pun berlagak takabur di atas bumi ini, suatu saat nanti akan tetap dihinakan di perut bumi.

Kita tahu walau bagaimana banyaknya sahabat di atas bumi ini, suatu saat nanti pasti akan sendirian dalam perut bumi.

Mau mengambil seberat apa penilain manusia lain tentang diri kita, sedangkan penilaian Allah kita abaikan dan kita sia-siakan,Truss…..

Di manakah posisi/derajat kita di sisi Allah saat kini ?

Firman Allah yang artinya,

Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.”(QS. Al-Hujurat: 13)

Mungkin ada yang menyangka bahwa yang paling mulia adalah yang kaya harta, dari golongan konglomerat, yang cantik rupawan, yang punya jabatan tinggi, berasal dari keturunan Arab atau bangsawan. Namun, Allah sendiri menegaskan yang paling mulia adalah yang paling bertakwa.

Sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,

كرم الدنيا الغنى، وكرم الآخرة التقوى.

Mulianya seseorang di dunia adalah karena kaya. Namun muliany seseorang di akhirat karena takwanya.” Demikian dinukil dalam tafsir Al Baghowi. (Ma’alimut Tanzil, 7: 348 )

Truss Bagaimana cara mengukur kedekatan kita pada Robb kita? Jikalau kita hendak mengetahui sejauh mana kita di sisi Allah, lihatlah kepada diri kita sejauh mana Allah di sisi kita. Allah SWT berfirman: “Ingatlah Aku niscaya Aku akan mengingati kamu.” Jadi, sejauh mana kita mengingati Allah, selama itulah Allah mengingati kita. Apabila kita ambil peduli pada Allah, Allah akan peduli pada kita. Bila kita bergantung harap padaNya, Dia akan membantu kita. Bila kita cinta padaNya, Dia akan mencintai kita. Bila kita takut padaNya, Dia akan melindungi kita. Dan, bagaimana kita mati nanti adalah bergantung kepada bagaimana hidupnya kita. Kalau semasa hidup kita sering mengingati dan menyebut nama Allah, demikianlah pada saat-saat kematian nanti. Jangan pula apabila tiba saat itu, kata-kata dan ingatan tidak baik yang menerjah dan terzahir keluar dari diri kita lantaran ketika hidup dahulu kita ini jenis yang tidak pedulikan Tuhan.

Apakah kita sudah pantas berdamping dengan sang Maha Rahim? apakah kita masih pantas di kategorikan muslim yang taat? Sedangkan kita tahu tanpa sadar Allah SWT selalu melimpahkan karunianya kepada kita dan begitu sombongnya kita yang menikmati karunianya dan melupakan sang pemberinya….ya Allah inilah hamba mu yang tak luput dari kesalahan,kekhilafan dan dosa ..maka tak ada kata yang terucap melainkan kata maaf atas segala kesalahan.

Maka dari itu bermujahadah untuk menjadi hamba Allah yang taat,beriman dan bertakwa sepanjang usia Aaamiin…

Print Friendly, PDF & Email
Siapa Kita Disisi Allah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat WHATSAPP KAMI DISINI